Islam dimata pendeta

Pada suatu hari (Minggu pagi), saya justru pergi ke mesjid dan mendatangi seorang Imam Mesjid, namanya Pak Hamid, yang bekerja di kantor Departemen Agama Kabupaten Toli-toli. Kebetulan, di Minggu pagi itu, Pak Haji Hamid bersama tiga orang jemaah mesjid sedang membersihkan halaman mesjid. Tanpa rasa ragu dan malu saya menghampiri Pak Haji Hamid yang sedang berjongkok sambil menebas rumput di halaman masjid. Saat itu, Pak Hamid tidak tahu sama sekali siapa yang datang dari arah belakangnya.

Pemberdayaan karakter dan pembunuhan karakter didunia kerja

beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan senior saya di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang saya geluti semasa kuliah, ada sebuah perbincangan menarik yang layak saya publish di blog ini yaitu mengenai karakter empowerment, atau dalam bahasa kita-nya "pemberdayaan karakter". Yang membuat pembahasan ini lebih menarik lagi adalah mengenai pemberdayaan karakter di dunia kerja, jadi secara tidak langsung saya ingin mengatakan bahwa pembahasan ini sangat layak di simak oleh kawan-kawan yang berstatus karyawan, (apapun jabatannya).

Bercermin pada petugas kebersihan bioskop

setiap saya jalan-jalan ke mall atau pusat-pusat perbelanjaan ada yang selalu mencuri perhatian saya, dialah petugas cleaning service, bukan tampang atau sapu ijuk dan tong sampah-nya yang menarik perhatian saya tapi semangat dan percaya diri-nya yang selalu membuat saya berdecak kagum. ada nilai lebih bagi para pekerja kebersihan ini, seperti yang terjadi saat saya mengajak tunangan nonton bareng di twenty one, saat pandangan mata saya menyapu seluruh ruang tunggu penonton tiba2 saya terpancing untuk memperhatikan seorang petugas kebersihan yang diam-diam mengawasi seluruh pengunjung termasuk saya. iseng-iseng saya jatuhkan bungkus permen saat saya berjalan menuju toilet, Dari jarak yang lumayan jauh saya membalikan badan dan memperhatikan apa yang akan di lakukan oleh si petugas kebersihan itu. Dengan sigap salah satu dari petugas kebersihan itu menghampiri bungkus permen yang saya jatuhkan sambil bersiul, tidak terlihat sedikitpun beban di wajah nya dengan sigap pula ia masukan sampah tersebut kedalam alat yang selalu ia pegang. kemudian ia kembali berdiri dan memperhatikan penonton yang membuang sampah sembarangan.

ariel betterporn

minggu-minggu terakhir ini stasiun tv dan dunia internet termasuk blog lagi di sibukan dengan fenomena si ariel peterpan yang udah menjadi betterporn, lu bayangin aja jek.. dari gosip yang beredar ada 23 artis yang udah di ehem si ariel jadi pantes dong kalo tuh anak band dikasi label betterporn.. wkwkwkwkw..

Abu rizal bakrie pernah lebih miskin dari pengemis

 ini kali pertama saya melakukan copy-paste artikel, terus terang saya sangat membenci upaya update blog dengan metode co-pas terlebih lagi jika tidak co-pas yang dilakukan tidak menyertakan alamat sumbernya. 
tapi okelah kali ini saya mengalah dengan idealisme itu, karena artikel ini sangat menarik dan inspiratif terutama untuk saya, sumber artikel bisa anda baca di bagian akhir tulisan.
selamat membaca...

"..saya pernah lebih miskin dari pengemis.." (abu rizal bakrie / ical)
Selama ini banyak orang bertanya kepada saya bagaimana rahasianya menjadi pengusaha yang sukses. Mereka berharap saya bersedia membagi pengalaman dan kiat-kiat berusaha supaya sukses. Bagi saya, membagi pengalaman kepada orang lain menyenangkan, apalagi bila pengalaman saya tersebut bermanfaat.

ada sukses besar diantara keyakinan dan iman

Tahun ini saya resmi menjejakan kaki selama 27 tahun di muka bumi, alhamdulillah.. namun ada sedikit yang mengganjal dalam fikiran dan hati yang kemudian memaksa saya untuk terus berfikir dan mencari jalan terbaik agar lepas dari kegelisahan tersebut. kegelisahannya adalah "kapan saya kaya?" ini ungkapan jujur yang mudah-mudahan anda dan beberapa teman pembaca lainnya juga merasakan kegelisahan tersebut, kegelisahan ini penting.. dan memang harus dimiliki oleh setiap orang, jangan sampai terlambat untuk menggelisahkan hal ini, begitulah kira-kira pesan moral yang ingin saya sampaikan melalui artikel ini.
status karyawan yang saya sandang selama 3,5th menambah-nambah kegelisahan saya bahkan tidak jarang saya terjaga semalam suntuk hanya untuk memikirkan apa yang harus saya lakukan dan mereview (flash back) apa-apa saja yang sudah saya lakukan dan saya miliki untuk meraih impian saya.

saya tidak ingin kaya tapi saya harus kaya..

sepenggal judul diatas adalah judul buku karangan abdulah gimnastiar yang akrab di panggil aa gym, saat menulis artikel ini saya terinspirasi oleh pentingnya mobil dalam kehidupan, terutama saat hari hujan atau saat keluarga besar berkumpul. oya buku nya saya udah tidak tau ada dimana tapi waktu saya browsing ternyata ada salah satu bloger yang juga membahas buku ini.
yang terpenting dari inspirasi saya adalah tidak mungkin bisa membeli mobil jika saya tidak kaya, maka kaya adalah suatu keharusan yang tidak bisa di tawar-tawar lagi. dan faktanya untuk menjadi kaya tidak cukup dengan menyandang predikat karyawan atau PNS. saya yakin semua meng-iya-kan pernyataan tersebut. tidak ada pilihan lain untuk menjadi kaya selain menjadi pengusaha, nah untuk menjadi pengusaha tentunya perlu keuletan, ketekunan, kegigihan, dan kerja keras, serta motivasi yang kuat.